10 Keutamaan Orang Yang Berpuasa

10 Keutamaan Orang Yang Berpuasa
Pertama, Allah memberikan keistimewaan kepada umat yang berpuasa dengan menyediakan satu pintu khusus di surga yang dinamai Al Rayyan. Pintu surga Al Rayyan ini hanya disediakan bagi umat yang berpuasa. Kata Nabi dalam satu haditsnya, 

“Pintu Rayyan hanya diperuntukkan bagi orang-orang berpuasa, bukan untuk lainnya. Bila pintu tersebut sudah dimasuki oleh seluruh rombongan ahli puasa Ramadhan, maka tak ada lagi yang boleh masuk ke dalamnya.” (HR. Ahmad dan Bukhari-Muslim) 

Kedua, Allah telah mengfungsikan puasa umat Nabi Muhammad saw sebagai benteng yang kokoh dari siksa api neraka, sekaligus tirai penghalang dari godaan hawa nafsu. Dalam hal ini Rasul bersabda, 
“Puasa (Ramadhan) merupakan perisai dan benteng yang kokoh dari siksa api neraka.” (HR. Ahmad dan Al Baihaqi)
 Rasul menambahkan pula bahwa puasa yang berfungsi sebagai perisai itu layaknya perisai dalam kancah peperangan selama tidak dinodai oleh kedustaan dan pergunjingan. (HR. Ahmad, An Nasa`i, dan Ibnu Majah). 

Ketiga, Allah memberikan keistimewaan kepada ahli puasa dengan menjadikan bau mulutnya ada nilainya. Sehingga Rasul bertutur demikian, “Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih semerbak di sisi Allah dari bau minyak misik.” 

Keempat, Allah memberikan dua kebahagiaan bagi ahli puasa, yaitu bahagia saat berbuka dan pada saat bertemu dengan Allah kelak. Orang yang berpuasa dalam santapan bukanya meluapkan rasa syukurnya di mana bersyukur termasuk salah satu ibadah dan dzikir. 

Syukur yang terungkap dalam kebahagiaan karena telah diberi kemampuan oleh Allah untuk menyempurnakan puasa di hari tersebut sekaligus berbahagia atas janji pahala yang besar dari-Nya. “Orang yang berpuasa mempunyai dua kebahagiaan. Yaitu berbahagia kala berbuka dan kala bertemu Allah.” (kata Rasul dalam hadits riwayat imam Muslim). 

Kelima, puasa telah dijadikan oleh Allah sebagai medan untuk menempa kesehatan dan kesembuhan dari beragam penyakit. “Berpuasalah kalian, niscaya kalian akan sehat.” (HR. Ibnu Sunni dan Abu Nu`aim). Abuya menegaskan bahwa rahasia kesehatan di balik ibadah puasa adalah bahwa puasa menempa tubuh kita untuk melumatkan racun-racun yang mengendap dalam tubuh dan mengosongkan materi-materi kotor lainnya dari dalam tubuh. 

 Menurut kerangka berpikir Abuya, puasa ialah fasilitas kesehatan bagi seorang hamba guna meningkatkan kadar ketakwaan yang merupakan tujuan utama puasa itu sendiri. “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (Qs. Al Baqarah: 183)

Keenam, keutamaan berikutnya yang Allah berikan kepada ahli puasa adalah dengan menjauhkan wajahnya dari siksa api neraka. Matanya tak akan sampai melihat pawai arak-arakan neraka dalam bentuk apapun. Rasul yang mulia berkata demikian,

“Barangsiapa berpuasa satu hari demi di jalan Allah, dijauhkan wajahnya dari api neraka sebanyak (jarak) tujuh puluh musim.” (HR. Ahmad, Bukhari-Muslim, dan Nasa`i). 

Ketujuh, dalam al-Qur’an Allah berfirman, “Mereka itu adalah orang-orang yang bertaubat, yang beribadat, yang memuji, yang melawat, yang ruku', yang sujud, yang menyuruh berbuat ma'ruf dan mencegah berbuat munkar dan yang memelihara hukum-hukum Allah dan gembirakanlah orang-orang mukmin itu.” (QS. At Taubah: 112)

Sebagian ulama ahli tafsir menerangkan bahwa orang –orang yang melawat (As Saihuun) pada ayat tersebut adalah orang yang berpuasa sebab mereka melakukan lawatan (kunjungan) ke Allah. Makna lawatan, tegas Abuya, di sini adalah bahwa puasa merupakan penyebab mereka (orang yang berpuasa) bisa sampai kepada Allah. 

Lawatan ke Allah ditandai dengan meninggalkan seluruh kebiasaan yang selama ini dilakoni (makan, minum, mendatangi istri di siang hari) serta menahan diri dari rasa lapar dan dahaga. Sembari mengutip al-Qur’an pula, Abuya mencoba menganalisa surah Az Zumar ayat 10: “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” 

Orang-orang yang bersabarlah maksudnya adalah orang yang berpuasa sebab puasa adalah nama lain dari sabar. Di saat berpuasalah, orang-orang yang bersabar (dalam beribadah puasa) memperoleh ganjaran dan pahala yang tak terhitung banyaknya dari Dzat Yang Maha Pemberi, Allah swt. 

Kedelapan, di saat puasa inilah Allah memberi keistemewaan dengan menjadikan segala aktivitas orang yang berpuasa sebagai ibadah dan ketaatan kepada-Nya. Karenanya, orang yang berpuasa dan ia meninggalkan ucapan yang tidak berguna (diam) adalah ibadah serta tidurnya dengan tujuan agar kuat dalam melaksanakan ketaatan di jalan-Nya juga ibadah. 

Dalam satu hadits riwayat Ibnu Mundih dinyatakan, “Diamnya orang yang berpuasa adalah tasbih, tidurnya merupakan ibadah, dan doanya akan dikabulkan, serta perbuatannya akan dilipatgandakan (pahalanya).” Tentu, tidak dimaksudkan bahwa puasa itu dipenuhi dengan tidur. Bahkan harus sebaliknya, jauh lebih keras.Hanya saja, nilai tidur orang berpuasa di hadapan Allah berbeda dengan tidurnya orang yang tidak berpuasa.

Kesembilan, di antara cara yang Allah memuliakan orang yang berpuasa, bahwa Allah menjadikan orang yang memberi makan berbuka puasa pahalanya sama persis dengan orang yang berpuasa itu sendiri meski dengan sepotong roti atau seteguk air. 

Dalam satu riwayat Nabi bertutur, "seseorang yang memberi makan orang yang puasa dari hasil yang halal, akan dimintakan ampunan oleh malaikat pada malam-malam Ramadhan…meski hanya seteguk air." (Hr. Abu Ya`la). 

Kesepuluh, orang yang berbuka puasa dengan berjamaah demi melihat keagungan puasa, maka para malaikat akan bershalawat (memintakan ampunan) baginya. Mudah-mudahan kita termasuk bagian dari sepuluh keutamaan tersebut.

* Penulis adalah pengajar di Pesantren Darut Tauhid, Malang

Para Penghuni Neraka

Para Penghuni Neraka
Rasulullah SAW. bersabda: “Neraka diperlihatkan kepadaku. Aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita..” (HR Ahmad).

Syaidina Ali ra suatu ketika melihat Rasulullah SAW menangis manakala ia datang bersama Fatimah. Lalu dia bertanya mengapa Rasulullah SAW menangis. Beliau menjawab; 

“Pada malam aku di-isra’- kan, aku melihat perempuan-perempuan sedang disiksa dengan berbagai siksaan didalam neraka.Itulah sebabnya mengapa aku menangis. Karena menyaksikan mereka disiksa dengan sangat berat dan mengerikan". 

Putri Rasulullah SAW kemudian menanyakan apa yang dilihat ayahandanya. 

“Aku lihat ada perempuan digantung rambutnya, otaknya mendidih.

Aku lihat perempuan digantung lidahnya, tangannya diikat ke belakang dan timah cair dituangkan ke dalam tengkoraknya.

Aku lihat perempuan tergantung kedua kakinya dengan terikat tangannya sampai ke ubun-ubunnya, diulurkan ular dan kalajengking.

Dan aku lihat perempuan yang memakan badannya sendiri, di bawahnya dinyalakan api neraka. Serta aku lihat perempuan yang bermuka hitam, memakan tali perutnya sendiri.

Aku lihat perempuan yang telinganya pekak dan matanya buta, dimasukkan ke dalam peti yang dibuat dari api neraka, otaknya keluar dari lubang hidung, badannya berbau busuk karena penyakit sopak dan kusta.

Aku lihat perempuan yang badannya seperti himar, beribu-ribu kesengsaraan dihadapinya. Aku lihat perempuan yang rupanya seperti anjing, sedangkan api masuk melalui mulut dan keluar dari duburnya sementara malaikat memukulnya dengan gada dari api neraka,” kata Nabi saw.

Fatimah Az-Zahra kemudian menanyakan mengapa mereka disiksa seperti itu?
Rasulullah menjawab, 

“Wahai putriku, adapun mereka yang tergantung rambutnya hingga otaknya mendidih adalah wanita yang tidak menutup rambutnya sehingga terlihat oleh laki-laki yang bukan muhrimnya.”

Perempuan yang digantung susunya adalah istri yang menyusui anak orang lain tanpa seizin suaminya.

Perempuan yang tergantung kedua kakinya ialah perempuan yang tidak taat kepada suaminya, ia keluar rumah tanpa izin suaminya, dan perempuan yang tidak mau mandi suci dari haid dan nifas.

Perempuan yang memakan badannya sendiri ialah karena ia berhias untuk lelaki yang bukan muhrimnya dan suka mengumpat orang lain.

Perempuan yang memotong badannya sendiri dengan gunting api neraka karena ia memperkenalkan dirinya kepada orang lain yang bukan muhrim dan dia bersolek supaya kecantikannya dilihat laki-laki yang bukan muhrimnya.

Perempuan yang diikat kedua kaki dan tangannya keatas ubun-ubunnya lalu ular dan kalajengking datang mengigit dan menyiksanya karena ia bisa shalat tapi tidak mengamalkannya dan tidak mau mandi junub.

Perempuan yang kepalanya seperti babi dan badannya seperti himar ialah tukang umpat dan pendusta. Perempuan yang menyerupai anjing ialah perempuan yang suka memfitnah dan membenci suami.”

Mendengar itu, Sayidina Ali dan Fatimah Az-Zahra pun turut menangis. Betapa wanita itu digambarkan sebagai tiang negara, rusak tiang, maka rusak pula negara, akhlak dan moral…

LOGIKANYA :

Sewaktu diazab, saya lihat ketetapan yang Allah beri ialah setiap sehelai rambut wanita Islam yang sengaja diperlihatkan kepada orang lelaki yang bukan mahramnya, maka dia diberikan satu dosa.

Kalau 10 orang lelaki bukan mahram melihat sehelai rambut saya ini, bermakna saya mendapat 10 dosa.”

“Tapi Ustadz!, rambut saya ini banyak jumlahnya, beribu-ribu. Kalau seseorang melihat rambut saya, ini bermakna beribu-ribu dosa yang saya dapat. Kalau 10 orang yang melihat, bagaimana? Kalau 100 orang melihat? Itu sehari, kalau hari-hari kita tidak memakai jilbab macam saya ini??? Allah Akbar…!”

Sahabat!  "Tentunya kita tidak ingin termasuk wanita yg di gambarkan di atas...Kita ingin menjadi wanita yg sholeha , Wanita sholeha adalah bidadari dunia dan Kalau pun kita wafat, semoga Allah akan menjadikan kita ratu bidadari di akhirat nanti…!"

Wallahu A'lam...

5 Kebiasaan Orang Sukses Sebelum Jam 8 Pagi

5 Kebiasaan Orang Sukses Sebelum Jam 8 Pagi
Selamat pagi sahabat! 

Pagi hari adalah waktu yang sangat urgent dan penting untuk menjalani gaya hidup yang sehat untuk menggapai sebuah kesuksesan. Jika Anda merasa bahwa malam hari adalah waktu terbaik untuk bekerja, maka harus berpikir ulang lagi. 

Menurut inc.magazine, orang-orang yang bangun dipagi hari lebih proaktif, produktif, dan tentu saja menjadi sehat. Bagaimana semua itu bisa terjadi? 

Bayangkan saja , seandainya Anda bangun terlambat di pagi hari, maka otomatis Anda akan cenderung terburu-buru untuk mendapatkan segala sesuatunya dan siap sebelum pergi untuk bekerja. Sementara di pagi hari ketika Anda bangun tidur, seseorang akan memiliki lebih banyak waktu untuk merencanakan berbagai kegiatan seperti; sarapan, gym, dan bahkan untuk membaca.

Berikut adalah 5 kebiasaan orang sukses yang dapat Anda lakukan setiap hari sebelum jam 8:00 pagi, diantaranya adalah: 


1. Rencanakan aktivitas Anda 


Di pagi hari, dalam suasana yang bebas dari gangguan, mengoptimalkan hari Anda dengan target dan daftar tugas untuk hari itu. Tuliskan apa yang akan Anda lakukan serta proses perjalanan. Jangan lupa untuk menjadwalkan 10 menit beristirahat setelah pertemuan yang panjang. Dengan membuat daftar kegiatan, Anda tidak akan kehilangan agenda penting bahwa Anda harus melaksanakan hari itu. 


2. Sarapan Pagi


Berikan tubuh Anda konsumsi energi untuk menyelesaikan tugas-tugas yang telah Anda rencanakan. Sarapan yang sehat akan membantu Anda lebih fokus lagi daripada jika Anda bekerja dengan perut yang kosong. Meskipun Anda memiliki waktu hanya 5 menit, luangkanlah waktu Anda untuk menikmati semangkuk sereal atau sepotong buah. 


3. Olahraga Yang Teratur


Hal ini penting untuk berolahraga di pagi hari karena dapat meningkatkan energi dan stamina Anda. Apapun pilihan yang Anda buat untuk latihan, lakukanlah sebelum Anda pergi bekerja. Ketika latihan di pagi hari akan membantu pikiran dan tubuh Anda "bangun" dan siap untuk melakukan aktivitas apapun. 


4. Visualisasikan hari Anda 


Setelah tubuh Anda terasa segar dan siap untuk bekerja, mulai memvisualisasikan aktivitas hari-hari Anda itu. Apa yang akan Anda lakukan sepanjang hari?, bagaimana Anda mencapai apa yang akan Anda dapatkan hari itu?, dan bagaimana Anda dapat memecahkan berbagai masalah yang mungkin timbul?. Visualisasikanlah, hal ini akan membantu Anda melalui hari-hari Anda dengan penuh kegiatan sepanjang hari. 


5. Kerjakan Tugas Yang Berat


Di awal hari, kerjakanlah tugas yang paling berat dan paling sulit terlebih dahulu. Mengapa? Karena Anda masih memiliki pikiran yang segar dan energi yang besar. Jadi begitu pekerjaan yang paling sulit itu selesai dilakukan, Anda hanya tinggal menyelesaikan pekerjaan yang  ringan sepanjang sisa hari Anda. Menyenangkan, bukan? 

Mungkin diantara Anda ada yang sulit untuk bangun di pagi hari. Jika demikian halnya, Anda dapat mencoba beberapa tips berikut ini:

1. Bangun di pagi hari secara bertahap 


Misalnya Anda biasanya bangun pukul 6, dan ingin belajar untuk bangun secara teratur pada pukul 04:30. Mulailah dengan belajar untuk bangun di 5:45. Keesokan harinya, bangun jam 5:30. Dan seterusnya sampai Anda bangun pada pukul 4:30. Untuk melakukan hal ini, kita perlu kemauan yang kuat, disiplin, dan konsisten. 


2. Tidur Malam Lebih Cepat 


Jika Anda tidur lebih cepat, maka Anda bisa bangun lebih pagi-pagi lagi. Hal ini karena tubuh beristirahat cukup lama. Jika Anda merasa belum mengantuk, Anda bisa membaca di tempat tidur hingga tertidur. 


3. Simpan Alarm Anda Jauh dari Tempat Tidur 


Jika Anda menempatkan alarm hanya disebelah kepala Anda, Anda akan sangat mudah untuk mematikan ketika alarm berbunyi. Oleh karena itu, simpanlah alarm Anda cukup jauh dari jangkauan Anda, sehingga ketika alarm aktif, Anda harus bangkit dari tempat tidur untuk mematikannya. Tentu saja, jangan biarkan diri Anda kembali tidur setelah mematikan alarmnya ya...!. "Segera keluar dari kamar dan mencuci muka Anda (atau segera wudhu dan sholat subuh, bagi umat Islam)


4. Nikmati Pagi Hari 


Cari hal-hal yang menyenangkan bagi Anda yang bisa Anda nikmati di pagi hari. Bisa menyaksikan Matahari terbit, minum secangkir teh atau kopi hangat, sempatkan untuk membaca koran, kemudian sarapan tanpa tergesa-gesa, dan sebagainya.

Ledakan Bom dan Serangan di Sarinah Membuat Syok Para Tokoh Agama

Ledakan Bom dan Serangan di Sarinah Membuat Syok Para Tokoh Agama
Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin, mengaku terkejut saat mendengar peristiwa ledakan bom dan baku tembak di sekitar Sarinah, Jakarta Pusat, Kamis 14 Januari 2016. 

Din Syamsuddin mengatakan, padahal pihaknya sedang mempersiapkan diri menjadi tuan rumah pada pertemuan tokoh-tokoh agama di dunia. Menurut dia, selama ini para tokoh agama di berbagai negara memuji Indonesia sebagai negara yang aman. 

Menurut Din Syamsuddin, dengan adanya peristiwa ledakan bom di Sarinah telah membuat kaget para tokoh agama di dunia . "Mereka sangat shock dan bertanya kepada saya", ujar Din Syamsuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Din Syamsuddin juga mengaku sempat menelpon Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti untuk meminta penjelasan langsung terkait aksi peledakan bom itu. "Kita dukung kepolisian untuk mengusut secara tuntas apa motifnya dan siapa pelakunya. 

Kita harapkan kepada seluruh masyarakat luas di seluruh Indonesia untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaannya. Kalau targetnya pos polisi di jalan Thamrin, mereka tidak suka dengan kepolisian," ucap Din. 

Din Syamsuddin menegaskan, tidak ada ajaran dalam agama apapun yang menyuruh untuk melakukan tindak kekerasan. Menurut dia, di dalam Al Qur'an sangat mengecam prilaku kekerasan apalagi sampai menghilangkan nyawa orang lain. 

Oleh karena itu, mantan Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah ini berharap agar peristiwa semacam ini tidak terulang kembali dimasa yang akan datang. "Kita semua mengimbau semua umat dari berbagai agama,  

"Marilah masalah yang ada di antara kita, kita diselesaikan secara beradab. Tidak perlu dengan cara kekerasan seperti ini dan mudah-mudahan ini untuk yang terkahir kalinya terjadi di negara kita," demikian  himbauan Din Syamsuddin mengakhiri wawancaranya.

***

9 Golongan Yang Tidak Disapa Oleh Allah Pada Hari Kiamat

9 Golongan Yang Tidak Disapa Oleh Allah Pada Hari Kiamat
Ada beberapa golongan manusia yang tidak akan disapa  atau tidak diajak berbicara oleh Allah SWT pada hari kiamat kelak. 

Dimana beberapa golongan tersebut memang termasuk orang-orang yang berbuat kedzaliman tatkala hidup dialam dunia. Sehingga Allah SWT telah mendiamkan orang-orang itu, serta akan memberikan azab yang amat pedih atas semua dosa yang telah mereka lakukan selama hidup di dunia.

Maka jika menilik kembali akan datangnya hari kiamat, tidak akan ada satu orangpun yang mampu menagkal dahsyatnya kepedikahan serta kesengsaraan yang akan dialami pada hari itu.

Hal demikian akan ditumpahkan kepada orang-orang yang tidak taat kerpada tuntunan agama dan selalu menghambur-hamburkan jatah hidup mereka untuk berbuat dosa.

Sehingga Allah SWT tidak melihat mereka dengan pandangan yang penuh kasih sayang, melainkan memangdang mereka semua dengan penuh kemurkaan.

Oleh karena itu, dalam rangka menjalankan tugas dan kewajiban yang ada didunia ini, hendaknyalah kita semua bisa belajar untuk senantiasa memiliki akhlak yang mulia dan tidak sampia menjadi golongan yang akan didiamkan oleh Allah, terlabih lagi pada hari kiamat kelak... "Na'uudzu billah min dzalik".

Siapa saja 9 golongan yang tidak akan disapa oleh Allah SWT  pada hari kiamat itu? Dan inilah diantaranya:

Berdasarkan hadist yang pertama yakni: "Tiga orang yang tidak akan diajak bicara oleh Allah pada hari kiamat, Allah tidak akan melihat mereka, tidak juga menyucikan mereka dan bagi mereka adzab yang pedih". Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda sebanyak tiga kali. Abu Dzar berkata, "Merugi sekali,  siapa mereka itu wahai Rasulullah?", kemudian Rasulullah bersabda,"Musbil (orang yang memakai kain melebihi mata kakinya), dan orang yang selalu mengungkit pemberiannya, dan orang yang melariskan dagangannya dengan sumpah palsu." (HR. Imam Muslim)


1. Orang Yang Melakukan Segala Sesuatu Dibarengi Dengan Kesombongan


Seperti halnya seseorang yang memakai atau mengenakan kain melebihi mata kakinya dalam hadist diatas, maka dapat menjadi contoh bahwa hal itu adalah bagian dari kesombongan. Tentu saja pada dasarnya semua yang ada di dunia ini hanyalah milik Allah semata. Dan tidak sepatutnya menyombongkan diri atas apa saja yang kita kenakan dan semua amanah yang diberikan oleh Allah kepada kita. 

Oleh karena itu, Allah telah mendiamkan bagi orang-orang yang memiliki karakter kesombongan semacam ini di akhirat kelak. Dan tidak ada pertolongan serta kasih sayang-Nya di dunia dan akhirat.

Semoga dari itu kita hendaknya bisa belajar untuk mengemban amanah yng diberikan, baik itu berupa rezeki, pangkat, jabatan, kedudukan maupun yang lainnya. Sehingga kita bisa dimudahkan untuk mencapai keberkahan dalam menjalani hidup dan selalu mendapat ridho Allah SWT.


2 . Orang Yang Mengungkit-ungkit Kembali Mengenai Apa Yang Telah Diberikan


Seseorang yang memberikan segala sesuatu hingga mengungkit-ungkit kembali tentang apa yang telah diberikan, Merupakan salah satu golongan orang yang tidak akan diajak bicara oleh Sang Pencipta di akhirat kelak. Dimana orang yang memiliki sikap seperti ini, akan selalu memberikan segala sesuatu dengan penuh rasa riya’, hingga sampai menyakiti hati orang yang diberi. 

Maka terhapuslah segala amal baiknya tersebut, dan akan dihilangkan dari rasa kasih sayang Allah SWT, terlebih lagi pada hari kiamat kelak. 


3. Orang Yang Melariskan Dagangannya Dengan Menggunakan Sumpah Palsu


Berbisnis dan mencari nafkah dengan jalan berbohong dan tidak dengan apa yang diajarkan menurut agama, memang menjadi salah satu sifat seseorang yang akan didiamkan oleh Allah di hari kiamat. 

Dimana orang yang memiliki sikap seperti ini hanya ingin barang yang dijual cepat laku, tanpa memperhatikan akan baik dan tidaknya kepada konsumen setelah membeli barang tersebut.  Baik itu dengan jalan menipu mereka (pembeli), maupun dengan berbagai kedzaliman lainnya. 

Selain itu, golongan orang yang menjalankan bisnis mereka dengan jalan kedzaliman ini, juga akan dihilangkan keberkahannya oleh Allah dalam mencari nafkah. Oleh karena itu, berbisnislah dengan jalan yang sesuai aturan agama, yang pastinya akan memberikan keberkahan dan diridhoi oleh Sang Ilahi.


Berdasarkan hadits kedua Rosulullah bersabda: “Tiga orang yang tidak akan diajak bicara oleh Allah pada hari kiamat dan tidak akan menyucikannya... Abu Mu’awiyah berkata, “Dan Tidak akan dilihat oleh Allah’’, Dan bagi mereka adzab yang pedih, yaitu orang tua yang berzina, raja yang suka berdusta, dan orang miskin yang sombong.” (HR Muslim)


4. Orang Tua Yang Berzina


Zina merupakan perbuatan yang amat keji di sisi Allah SWT. Dan memang sudah sepatutnya jika ada orang yang melakukan perbuatan zina ini,maka  akan dihilangkan dari kasih sayang Allah pada hari kiamat kelak. 

Namun Allah akan selalu memberikan kesempatan dan pertolongan bagi hamba-hamba-Nya yang mau bertaubat, dan belajar untuk selalu menjauhi semua larangan yang telah ditetapkan dalam aturan agama. 


5. Pemimpin Yang Dzalim


Dalam mengemban amanah Allah SWT sebagai seorang pemimpin, baik itu pemimpin dalam keluarga, negara, maupun yang lainnya, sudah sepantasnya memiliki kejujuran, bijaksana, dan rasa tanggung jawab yang tinggi. Seorang pemimpin yang adil memang diberikan derajat yang tinggi di dunia dan di akhirat kelak oleh Allah SWT. 

Namun hal demikian sudah sepadan dengan cobaan atau ujian bagi seorang pemimpin itu sendiri dalam mengemban amanat dari Allah SWT. 

Dan jika seorang pemimpin tidak bisa mengemban amanat yang diberikan, Tapi malah memiliki sikap yang sebaliknya yakni berdusta, tidak adil, dan tidak bijak dalam mengambil keputusan, maka mereka juga termasuk orang yang didiamkan pada hari kiamat kelak. Dan mereka juga dihilangkan dari rasa kasih sayang Allah, serta mendapat adzab yang amat pedih


6. Orang Miskin Yang Sombong


Ketika seorang yang miskin diberikan sebuah kenikmatanoleh Allah SWT, namun ia tidak bisa menerima kenikmatan tersebut dengan sebaik-baiknya, Dan malah menggunakan kenikmatan tersebut dengan penuh kesombongan, maka mereka juga termasuk golongan yang tidak akan diajak bicara dan tidak mendapat kasih sayang  Allah pada hari kiamat kelak. Melainkan kemurkaan Allah akan datang kepada mereka. 

Berdasarkan hadits ketiga yakni: “Tiga orang yang tidak akan diajak bicara oleh Allah pada hari kiamat, Allah tidak akan melihat mereka, Tidak juga menyucikan mereka dan bagi mereka adzab yang pedih. Seseorang yang mempunyai kelebihan air di padang pasir, namun ia mencegahnya dari Ibnu sabil yang membutuhkannya. Dan orang yang berjual beli dengan orang lain di waktu ‘Ashar, lalu ia bersumpah dengan nama Allah bahwa ia mengambilnya segini dan segini, lalu orang itu mempercayainya padahal tidak demikian keadaannya. Dan orang yang membai’at pemimpinnya karena dunia. Bila ia diberi (sesuatu) oleh pemimpin, ia melaksanakan bai’atnya, dan bila tidak diberi maka ia tidak mau melaksanakan bai’atnya.” (HR. Imam Bukhari dan Muslim)


7. Orang Yang Bersumpah Palsu Dalam Hal Jual Beli di Waktu Ashar


Waktu Ashar memang merupakan salah satu waktu yang dimuliakan oleh Allah SWT. Dimana ketika ada seseorang yang bersumpah palsu dalam jual beli demi mengambil atau memeras harta orang lain, terlebih lagi di waktu Ashar ini.

Maka Selain adzab yang begitu pedih, mereka pun juga tidak akan mendapat pertolongan serta didiamkan oleh Allah di hari kiamat kelak. Oleh karena itu, semoga kita bisa terhindar dari karakter atau sikap yang merugikan orang lain dan dapat merusak keimanan ini.


8. Orang Yang Memiliki Sifat kikir Hingga Mencegah Orang Miskin Untuk Mendapat Nikmat


Dalam hadist yang ketiga di atas mengibaratkan: "Orang yang memiliki kelebihan air di padang pasir, namun mencegahnya dari orang yang membutuhkannya. Ini hakikatnya seperti orang yang memiliki sifat kikir yang tinggi, hingga sampai mencegah orang yang kurang mampu untuk mendapatkan nikmat.  

Sehingga golongan orang yang semacam ini, juga tidak akan disapa oleh Allah SWT pada hari kiamat kelak, dan laknat Allah yang amat pedih akan datang menimpa mereka.


9. Orang Yang Memba'iat Pemimpin Karena Kepentingan Duniawi


Memba'iat seorang pemimpin sudah merupakan kewajiban kita semua. Namun hal itu harus dibarengi dengan rasa penuh keikhlasan dan mengharap ridho Allah SWT. Dalam mengangkat seorang pemimpin haruslah dilandaskan pada ketulusan hati. Serta harus bisa memilih pemimpin yang memang mumpuni untuk menjadi pemimpin, yaitu adil dan  jujur. 

Dan jika seseorang memba'iat maupun memilih seorang pemimpin hanya karena kepanetingan duniawi ( dengan syarat imbalan misalnya), maka mereka juga termasuk orang yang akan didiamkan oleh Allah SWT padsa hari kiamat kelak serta tertutupi dari pertolongan-Nya.

Semoga kita terhindar dari 9 golongan yang telah diuraikan diatas yaitu orang yang tidak akan disapa oleh Allah SWT pada hari kiamat kelak.

***

Kisah Nyata: Pesankan Untukku Satu Kamar Di Neraka!

Kisah Nyata: Pesankan Untukku Satu Kamar Di Neraka!
Suatu hari, seorang gadis yang terpengaruh dengan cara hidup masyarakat Barat menaiki sebuah bis mini untuk menuju ke tujuan di wilayah Iskandariah. 

Malangnya walaupun tinggal di bumi yang terkenal dengan tradisi keislaman, pakaian gadis tersebut sangat menyolok mata. Bajunya agak tipis dan seksi hampir terlihat segala yang patut disembunyikan bagi seorang perempuan dari pandangan lelaki yang bukan mahramnya. 

Gadis itu diperkiraakan berusia sekitar 20 tahun. Kebetulan di dalam bis itu ada seorang tua yang dipenuhi uban menegurnya.

“Wahai pemudi! 

"Alangkah baiknya jika kamu berpakaian yang baik, yang sesuai dengan ketimuran dan adat serta agama Islam kamu, itu lebih baik daripada kamu berpakaian begini yang pastinya menjadi mangsa pandangan liar kaum lelaki…”, nasehat orang tua itu.

Namun, nasehat yang sangat bertepatan dengan tuntunan agama itu dijawab oleh gadis itu dengan jawaban mengejek, 

“Siapakah Anda wahai orang tua? Jawab si gadis itu; "Apakah di tanganmu ada kunci surga? Atau adakah kamu memiliki sejenis kuasa yang menentukan aku bakal berada di surga atau neraka?”

Setelah menghamburkan kata-kata yang sangat mengiris perasaan orang tua itu, gadis itu tertawa mengejek panjang. Tidak cukup dengan itu saja , si gadis itu pun lantas mencoba memberikan telepon genggamnya kepada orang tua tadi sambil melafadzkan kata-kata yang lebih dahsyat,

“Ambil handphone-ku ini dan hubungilah Allah serta tolong pesankan sebuah kamar di neraka Jahannam untukku,” katanya lagi lantas ketawa terkekeh-kekeh tanpa mengetahui bahwasanya dia sedang mempertikaikan hukum Allah dengan begitu biadab.

Orang tua tersebut sangat terkejut mendengar jawaban dari si gadis manis itu. Sayang wajahnya yang ayu itu tidak sama dengan perilakunya yang buruk. 

Penumpang-penumpang yang lain pun turut terdiam bahkan ada yang menggelengkan kepala kebingungan.

Semua yang ada di dalam bis itu tidak menghiraukan ocehan gadis yang masih muda yang tidak menghormati hukum itu dan mereka tidak mau menasehatinya karena khawatir dia akan menghina agama dengan lebih parah lagi. 

Sepuluh menit kemudian bis pun tiba di perhentian. Gadis seksi bermulut lancang tersebut didapati tertidur di kursi muka pintu bis. Pemandu bis termasuk para penumpang yang lain membangunkannya tapi gadis tersebut tidak sadarkan diri. 

Tiba-tiba orang tua tadi memeriksa nadi si gadis tersebut. Sedetik kemudian dia menggelengkan kepalanya. Gadis itu telah kembali menemui Rabbnya, mati dalam keadaan yang tidak disangka-sangka. Para penumpang bis itu pun menjadi cemas dengan berita mendadak yang menggemparkan itu.

Dalam suasana kalang kabut itu, tiba-tiba tubuh si gadis terjatuh ke pinggir jalan. Orang-orang yang kebetulan berada disitu segera berbuat untuk menyelamatkan jenazah tersebut. 

Tapi sekali lagi mereka terkejut. Sesuatu yang aneh menimpa jenazah yang terbujur kaku di jalan raya. Mayatnya menjadi hitam seolah-olah dibakar api. 

Dua, tiga orang yang coba mengangkat mayat tersebut juga keheranan karena tangan mereka terasa panas dan hampir terbakar begitu menyentuh tubuh si mayat. Akhirnya mereka memanggil pihak keamanan untuk mengurusi mayat itu. 

Apakah keinginannya memesan sebuah kamar di neraka dikabulkan Allah? Naudzubillah…, Sesungguhnya Allah itu Maha Berkuasa di atas segala sesuatu.

***

"Saudara-saudariku!"

"Alangkah baiknya jika kisah nyata ini kita jadikan bahan renungan dan pelajaran kita sebagai seorang muslim. Jangan sekali-kali kita mempermainkan hukum Allah maupun sunnah Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wasallam dengan senda gurau atau dengan mengejek".

Semoga bermanfaat.