Tutorial Lengkap, Cara Dan Langkah-Langkah Dasar Meningkatkan SEO Blogger

Tutorial Lengkap, Cara Dan Langkah-Langkah Dasar Meningkatkan SEO Blogger

SEO (Search Engine Optimization) adalah suatu proses untuk meningkatkan atau mengoptimalkan jumlah pengunjung blog/website dengan cara meraih peringkat yang lebih tinggi di hasil indeks halaman search engine (SERP = Search Engine Result Page). Semakin tinggi SERP nya, maka akan semakin besar pula kemungkinan jumlah pengunjung. 

Akan sangat jarang pengunjung search engine yang melakukan browsing halaman demi halaman search engine. So, para webmaster berbondong-bondong melakukan persaingan dan berebut untuk ada di halaman utama search engine. Sedangkan istilah lain SEO (Search Engine Optimizer), adalah pelaku, alat, & elemen yang dapat membantu meningkatkan peringkat SERP blog / website.

Setiap blog / website memiliki elemen, template/theme, basic code, serta berbagai macam elemen lain yg berbeda-beda sehingga usaha meningkatkan SEO pun tidak sama persis. Misalnya, WordPress memiliki basic elemen PHP, HTML, JavaScript, dan CSS. Selain itu WordPress juga dilengkapi dengan banyak plugin SEO yang siap dipakai memaksimalkan hasil di search engine. Blogspot memiliki elemen dasar HTML, Javascript, & CSS, yg tentu saja ada kelemahannya. 

Meskipun kita dapat menggunakan plugin SEO berbasic Javascript, namun saya sendiri tidak melihat efek signifikan. Kelebihannya, di Blogspot kita dapat melakukan modifikasi/hack tanpa batas baik pada desain blog maupun dalam meningkatkan SEO-nya.

Cara-cara berikut merupakan cara yg masuk kategori organic SEO, yaitu optimalisasi search engine dengan cara-cara natural, yg saya lihat justru memiliki efek yg baik. Selain itu, saya juga kurang begitu mendukung cara-cara Blackhat SEO yang saat ini pun mulai disisihkan oleh Google.

1. Pilih Template Yang SEO Friendly.

Suatu design layout blog bisa memiliki keunggulan dan kelemahan. Di satu sisi, sebuah tampilan template/theme tampak hebat, namun dari segi SEO bisa saja lemah, ataupun sebaliknya. Oleh karena itu, pilihlah template Blogger yang SEO friendly. Saat ini telah banyak tersedia template Blogger gratis berkualitas premium yang telah disisipi hack SEO. Jika sudah 'terlanjur sayang' dan ingin tetap menggunakan template yang lama, lakukan dari langkah kedua berikut.

2. Pasang Meta Tags di Blog

Ada banyak jenis meta tag, yang paling lazim digunakan adalah meta description, yang berisi deskripsi blog/website dan meta key, yang berisi keyword-keyword yang berkaitan dengan isi blog/website. Selain itu ada pula meta author, yang berisi nama penulis atau nama institusi/perusahaan, namun jarang sekali dipakai. Dan masih banyak lagi meta-meta lainnya.

3. Maksimalkan Keyword Pada Title Atau Judul Blog

Memadatkan judul dengan keyword yang ditargetkan dapat memperbesar kepadatan keyword (keyword density) suatu blog. Pada blogspot, edit judul melalui Dashboard > Design/Rancangan > Klik edit pada header, isi dengan judul yang diinginkan dan save.

4. Letakkan Judul Posting di Depan Nama Blog

Pada template Blogger yang belum di isi hack, biasanya nama blog berada di depan judul posting. Untuk mengeceknya, buka sebuah halaman posting dan lihatlah tab dan bar pada browser. Lihatlah apakah nama blog berada di depan dan di susul judul posting. Pada hasil indeks search engine, hal ini dapat mengurangi akurasi dan kepadatan keyword serta memotong judul posting di bagian belakang. Apalagi jika judul posting sangat panjang. Pengunjung jadi tidak mengerti poin keseluruhannya.

5. Maksimalkan Keyword Yang Padat dan Efektif di Dalam Posting Blog

Ini bukan berarti membuat keyword sebanyak-banyaknya, tetapi mengatur letak/posisi keyword, menggunakan keyword dan frase yang tepat, dan tidak menggunakan terlalu banyak kata yang bertele-tele. Misalnya, hindari kata-kata seperti ini: "Dalam pada posting kali ini...", dan lain-lain.

6. Percepat Waktu Loading (Load Time) Blog

Google juga memberlakukan penalti terhadap blog/website yang terlalu berat dan lama untuk di-load. Ini logis, karena waktu yang dibutuhkan oleh spider saat crawling dan mengumpulkan informasi menjadi lebih lama. 

Hal-hal yang menghambat loading blog/website biasanya adalah: terlalu banyaknya file javascript (biasanya pada widget) dan terlalu besarrnya file-file gambar. Pengunjung tentu juga akan kerepotan karena harus menunggu loading yang lama, apalagi bagi yang koneksi internetnya lemot.

7. Percepat Proses Indeks Search Engine Terhadap Blog

Indeks yang cepat menunjukkan bahwa blog telah dikenal oleh search engine. Hal ini tentu saja mempercepat SEO suatu posting karena kita tidak perlu menunggu dalam waktu yang lama dan pengunjung pun bisa segera menemukannya di search engine. Meskipun ini bukan jaminan bahwa artikel posting berada dalam indeks halaman utama, akan tetapi ini adalah langkah awal dari proses SEO itu sendiri.

8. Nofollow-kan Label-Label Blogger (Opsional)

Di dalam artikel Memahami Karakteristik dan Cara Optimalkan Label Blogger, saya menjelaskan bahwa url label sebenarnya merupakan perintah search (contoh url-nya: http://buka-rahasia.blogspot.com/search/label/favicon), maka label bukanlah link permanent (permalink). Mengapa? Karena label hanya terbentuk sebagai hasil url perintah pencarian (contohnya seperti url pencarian seach engine). 

Oleh karena itu, search engine tidak memperhitungkan label sebagai link/url yang sah untuk diindeks. Itulah mengapa ketika anda masuk ke Google Webmaster Tools, ada informasi bahwa link-link label di-restricted oleh robot.txt. Langkah me-nofollow-kan label bersifat opsional, anda bisa mencobanya untuk mengetahui efeknya lebih jauh.

9. Link Building Yang Efektif

Link building merupakan poin paling penting dalam SEO. Link building adalah proses menciptakan inbound link (link yang mengarah ke blog/website), yaitu mendapatkan backlink dari blog/website orang lain. 

Melakukan link building bisa dengan banyak cara, yaitu: membuat reciprocal link baik dengan direktori/social bookmark (yang mensyaratkan reciprocal link) ataupun bertukar link dengan blog/website lain, mendaftarkan blog dan artikel ke social bookmark/direktori, dan berkomentar di blog/website lain dengan meninggalkan link di form komentator, cara ini lazim dikenal sebagai blogwalking, meskipun kemudian agak disalah-artikan dengan meninggalkan komentar berisi, "blogwalking!", atau, "mampir gan!", dan lain-lain. 

Berkomentarlah sesuai konten karena ini menunjukkan kualitas dan Google juga melirik itu loh. Jangan lupa, ada link dan anchor text di atas komentar tersebut, dan Google memperhatikannya ketika crawling.

Untuk melakukan link building secara efektif dengan tujuan mendapatkan backlink berkualitas &meningkatkan pagerank, berkomentarlah di blog-blog dofollow ber-pagerank tinggi, daftarkan blog serta artikel di situs direktori dan social bookmark dofollow, daftarkan pula blog di direktori blog berkualitas. 

Perbanyak backlink yg mengarah ke blog/website, namun lakukan secara natural, yaitu tidak secara serampangan, terlalu banyak backlink yg dibuat dalam satu hari juga dapat dianggap 'tidak wajar' oleh Google. Saya biasa membatasi 5-10 kali link building setiap harinya.

Link building dapat meningkatkan visibility atau kenampakan blog/website di mata search engine serta meningkatkan traffic yg berkualitas. Semakin banyak tarffic semakin tinggi nilai kepentingannya bagi search engine sehingga dia rutin melakukan crawling. Link building juga menambah kredibilitas dan popularitas suatu blog/website.

Itulah dasar-dasar optimalisasi SEO Blogger/Blogspot yg menjadi pengalaman saya. Masih ada banyak cara yg dapat ditempuh untuk meningkatkan SEO blog namun sekiranya beberapa langkah di atas dapat menjadi dasar untuk memperkuat SEO blog, sebelum melakukan langkah meningkatkan SEO selanjutnya. Fondasi yang kokoh merupakan tolok ukur dan cikal bakal bangunan yang kokoh bukan?

"Kok Bisanya Bocah Itu Bertelur Dari Anusnya...???

Berbagi Informasi"Bocah umur 12 tahun dari kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan ini, diduga bisa mengeluarkan benda mirip telor dari anusnya. Benda yang keluar berwarna putih itu persis seperti telor ayam kampung. Artikel ini, saya share dari sumber aslinya yang empunya cerita tentang bocah itu, yaitu dari blog: enigmablogger.com  Kalau tidak percaya, silahkan Anda menonton videonya, pada saat bocah itu sedang "melahirkan" telor-telornya....

Berdasarkan informasi yang bisa dihimpun, bocah yang diketahui bernama Akmal ini sudah mengeluarkan telornya sebanyak tiga kali. "Sudah tiga kali dia (bertelur), "kata Akmal saat ditanya jumlah telor yang dikeluarkannya. Kasus yang tidak lazim ini telah diunggah lewat video oleh akun LoadinG Load dalam media sosial YouTube...

"Selamat menyimak...!

Tips Membuka Pintu Rezeki Dengan Istighfar Dan Taubat

Tips Membuka Pintu Rezeki Dengan Istighfar Dan Taubat
Allah SWT berfirman : “ Maka aku katakan kepada mereka, ” Mohonlah ampun kepada Rabb mu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat. Dan membanyakkan harta dan anak anakmu, serta mengadakan untukmu kebun kebun dan mengadakan ( pula didalamnya) untukmu sungai sungai". (Qs. Nuh : 10 -12)

Diantara pembuka pintu rezeki kita semua adalah memperbanyak istighfar serta melaksanakan taubat kepada Allah. Bisa dibilang, istigfar adalah mengharap dan memohon ampun kepada Allah atas segala kesalahan kesalahan yang telah kita lakukan. 

Ternyata kesalahan atau dosa yang telah kita lakukan itu memang menjadi semacam penyumbat pintu rezeki yang akan mengalir kepada kita. Ibarat air, saluran-saluran air akan membuat air mengalir kepada tempat yang seharusnya, akan tetapi ketika dalam saluran itu ada yang menghambat, maka air akan mengalir secara tidak optimal atau bahkan tidak mengalir sama sekali.

Nah!, kesalahan-kesalahan kita, itu bisa menjadi sumber seretnya rezeki kita. Kadang kita bingung, sudah melakukan banyak hal untuk menjemput rezeki, akan tetapi rezeki yang kita dapatkan tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. 

Kita menjadi bingung, ikhtiar duniawi sudah kita lakukan secara maksimal, akan tetapi tetap saja rezeki sulit untuk didapatkan. Maka ada yang salah, bisa jadi sumber masalahnya adalah…. ada dosa yang pernah kita lakukan dan itu belum kita perbaiki.


Istighfar 100 Kali Setiap Hari


Istighfar, sederhana bukan? ini termasuk dzikir yang biasa Rasulullah Shallallahu’Alaihi Wasallam lantunkan, bahkan dalam beberapa riwayat Rasulullah Shallallahu’Alaihi Wasallam seringkali mengucapkan istighfar ini minimal 100 kali setiap harinya. Itu Rasulullah Shallallahu’Alaihi Wasallam yang sangat menjaga sekali tingkah dan perilakunya, maka bagi kita semua sebagai orang biasa, orang yang tidak luput dari perperbuatan khilaf dan salah, mestinya lebih antusias untuk membaca dan mengulang-ngulang istighfar dalam setiap hari dan aktivitas kita.


Tidak Mengulangi Kesalahan Yang Sama


Ada baiknya, istighfar itu bukan hanya kita ucapkan, bukan hanya kita lantunkan, akan tetapi kita serapi, kita hayati dalam perilaku kita. Ini memang sulit karena tidak hanya sekedar mengucapkan istighfar semata, akan tetapi hingga berusaha untuk tidak pernah melakukan kembali dosa yang pernah kita lakukan.

Begitu banyak orang yang pernah melakukan kesalahan, lalu ketika dia sudah melakukan taubat, meminta ampun kepada Allah, maka setelah itu dia melakukan kesalahannya lagi, dia mengulanginya lagi. Alangkah baiknya jika tidak seperti ini. Kita mengakui apa yang telah kita perbuat, lalu kita hindari sejauh jauhnya, kita tak pernah ulangi lagi sampai kita mati.


Membuka Pintu Rezeki


Memperbanyak istighfar atau mengakui kesalahan serta meminta ampun kepada Allah SWT, pada dasarnya akan membuka pintu rezeki kita. Sikap takut kita kepada Allah SWT, adalah salah satu sikap yang paling Allah sukai. Allah SWT mencintai hamba-Nya yang memiliki rasa takut yang sangat kepada-Nya. Allah SWT suka mencintai hamba-Nya yang begitu khawatir akan kuasa-Nya. 

Begitu pula Allah SWT sangat benci terhadap hamba-Nya yang sangat angkuh, melakukan dosa tapi tidak takut sama Allah SWT. Maka pilihannya hanya ada dua, Allah hambat rezekinya, Allah persulit rezekinya, dan Allah buat susah dirinya… itu yang pertama. 

Yang kedua, Allah perbanyak rezekinya, Allah jadikan dirinya begitu menikmati hidupnya di dunia, Allah manjakan dirinya, Allah beri segala kenikmatan dunia, sehingga ketika tiba waktunya, Allah berikan padanya hukuman, hukuman yang langsung membuat dirinya jatuh dan tersiksa. Sehingga orang ini mendapatkan kesengsaraan di dunia dan di akhirat kelak.

Siapa yang Maha Kaya? Allah… Siapa yang memberikan harta dan kekayaan kepadamu? Allah…. Maka selalu baiklah kepada Allah, selalu takutlah kepada Allah, selalu khawatirlah ketika kita berbuat salah, jangan sampai kita membuat Allah marah akan perilaku kita. Baca juga: 7 Sebab Turunnya Rezeki


Logika Sederhana


Seorang tuannya, akan sangat senang terhadap bawahannya yang takut kepadanya, kepada bawahannya yang setia. Maka kepada bawahannya yang setia dia akan memberikan apa yang dia minta, karena sang tuan mencintai dan menyayanginya…. Allah SWT, lebih daripada itu, Allah sangat mencintai hamba-Nya, bahkan ketika Allah mencintai hamba-Nya, Allah permudah segala urusannya, Allah cukupkan segala kebutuhannya.

Takutlah kepada Allah, karena dosa kita ini…. sungguh dosa kita ini bisa menjadi salah satu penghambat datangnya rezeki kepada kita.

Semoga bermanfaat!.

***

6 Rahasia Staf Hotel Perlakukan Tamunya, Terbongkar!

6 Rahasia Staf Hotel Perlakukan Tamunya, Terbongkar!
Bagi kebanyakan orang, menginap disebuah hotel merupakan suatu kebanggan dan kemewahan. Kamar tidur yang nyaman, sprei yang bersih terpasang dengan rapi. Belum lagi menu makanan yang nikmat dan lezat, semuanya itu tidak perlu khawatir apalagi soal mencuci pakaian dan piring.

Namun tahukah Anda? Ada sejumlah orang yang mengatakan bahwa hotel bukanlah tempat yang mewah dan nyaman. Siapakah mereka yang mengatakan itu? Ternyata mereka adalah karyawan atau staf dari hotel itu sendiri yang mengatakannya.

Apa saja rahasia mereka itu? Berikut adalah diantaranya yang  dilansir Liputan6. com dari The Independent.

1. Tingkah Laku Tamu

Salah satu pengguna aplikasi tersebut menceritakan pengalamannya tentang tamu hotel yang suka membuat kesal. Rupanya, tidak semua tamu hotel yang nginap itu bersikap sopan terhadapnya. Hal itu yang membuat kesal seorang resepsionis hotel tersebut.

"Aku bekerja di hotel itu sebagai resepsionis. Ketika seorang tamu hotel yang berlaku kasar terhadapku, aku akan memberikan kamar hotel yang paling jelek bagi mereka. 

"Oleh karena itu, harap berbaik hatilah pada Front desk dan resepsionis ya!

2. Tidak Cuci Selimut

Salah seorang petugas cleaning service curhat di aplikasi itu. Mereka membocorkan rahasianya bahwa, mmhh...! mereka memang mengganti sprei kamar tamu hotel itu, namun selimutnya nyaris tidak pernah di cuci.

"Aku bekerja di hotel, perlu saya beritahu, bahwa selimut itu dicuci hanya setahun sekali". Wooow...!

3. Sprei yang 'Bersih'

Seorang petugas yang bersih-bersih kamar yang lainnya bercerita, malah tindakkannya lebih parah lagi. Mereka malah tidak pernah mengganti spreinya, tetapi hanya membalikkan saja kainnya itu, dan merapikannya kembali, seakan alas tempat tidur yang baru... padahal spreinya ya...itu-itu juga...


6 Rahasia Staf Hotel Perlakukan Tamunya, Terbongkar!

Hal itu ia lakukan karena terbatasnya waktu untuk membersihkan kamar, sementara ruangan yang harus dibersihkan tidak sedikit.

"Aku kadang tidak sempat ganti sprei itu . Hanya membalikkan kain itu saja. Dengan begitu, aku telah mempercepat pekerjaan di satu ruangan. Kuota kamar yang harus aku bersihkan pun jadi terpenuhi." Nah loh...!

para petugas cleaning service juga memastikan gelas  di kamar sudah dalam keadaan kering. Mereka bahkan tidak mengganti dengan yang baru atau mencucinya, melainkan hanya mengelapnya saja hingga kering dan meletakkan kembali ditempatnya seakan-akan gelas itu gelas yang baru.

4. Makan 'Gratis'

Di ruang dapur, dimana para staf bekerja di room service juga membocorkan rahasia mereka,. Ternyata, selama ini mereka tidak pernah membawa makan siang atau sarapan pagi. Hal itu karena setiap tamu yang datang memesan makanannya, jadi mereka mengambil satu dua sendok! Waduuh..ternyata sisa mereka! 

5. Tamu Mengesalkan Yang Lain

Sekali lagi, jadilah Anda tamu yang menyenangkan. Hormatilah mereka. Kalau tidak, maka mereka akan membuat kunci kamar Anda tidak aktif sehingga membuat diri Anda menjadi kesal tidak bisa masuk.

"Terkadang, banyak yang mengesalkan dari tamu. Kalau tidak begitu, aku sering iseng menonaktifkan kunci. Mereka makin kesal dan akhirnya minta tolong kami. Senang saja melakukan hal seperti itu".

6. Kamar Gratis...

Rahasia terakhir. Ternyata, tidak semua perlakuan mereka buruk. Salah seorang resepsionis curhat dalam aplikasi itu. Suatu hari ia mendaaptkan seorang tamu yang sudah lanjut usia. Pria itu memesan kamar hotel via telepon. Rekannya memberi tahu bahwa kamarnya tersedia.

Setelah sampai di hotel, rupanya yang tersisa hanya kamar suite. Ia tidak membayar sisa peningkatan harga kamar itu. Alih-alih marah, ia memutuskan untuk membatalkan kamar itu dan meminta maaf.

"Dia berhak marah, tapi tidak dilakukannya. Malah dia meminta maaf karena tak bisa membayar kamar yang diberikan. Aku lantas memberikan ekstra satu hari untuknya," ujar slah seorang resepsionis yang telah bekerja lebih dari 15 tahun di sebuah hotel di Inggris.

Jadi kesimpulannya, hormatilah mereka para pekerja hotel apapun alasannya dan Anda akan mendapatkan jaminan serta service yang luar biasa dari mereka.

***



















Menyesal Saat Sakaratul Maut, Karena Tidak Optimal dalam Berbuat Kabaikan

Menyesal Saat Sakaratul Maut, Karena Tidak Optimal dalam Berbuat Kabaikan
Alkisah, ada seorang sahabat Rosululloh  Shallalahu ‘alahi wassalam, yang bernama Sya’ban Radhiallahu anhu (r.a). Ia termasuk  seorang sahabat yang tidak begitu menonjol bila dibandingkan dengan sahabat-sahabat  Rosul yang lainnya. 

Kisah ini berawal dari kebiasaan unik beliau, yaitu setiap masuk ke masjid sebelum sholat berjamaah dimulai, dia selalu beri’tikaf di pojok bagian depan masjid. Dia selalu mengambil posisi di pojok bukan karena supaya mudah senderan atau tidur, namun karena tidak mau mengganggu orang lain dan tak mau terganggu oleh orang lain dalam beribadah. 

Kebiasaan ini sudah diketahui dan difahami oleh para sahabat, bahkan oleh Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam sendiri, bahwa Sya’ban r.a. selalu berada di posisi tersebut setiap waktu termasuk saat sholat berjamaah.

Suatu pagi saat sholat subuh berjamaah akan dimulai, Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam mendapati bahwa Sya’ban r.a. tidak berada di posisinya seperti yang biasa dia lakukan. Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam pun bertanya kepada jamaah yang hadir, apakah ada yang melihat Sya’ban r.a. 

Namun tidak seorangpun jamaah yang melihat Sya’ban r.a. subuh itu. Sholat subuh pun ditunda sejenak untuk menunggu kehadiran Sya’ban r.a, namun yang ditunggu tidak nongol juga.

Khawatir sholat subuh kesiangan, akhirnya Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam memutuskan untuk segera melaksanakan sholat subuh berjamaah. Selesai sholat subuh, Rasul bertanya, apa ada yang mengetahui kabar dari Sya’ban. 

Namun tidak ada seorangpun yang menjawab. Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam bertanya lagi, apa ada yang mengetahui di mana rumah Sya’ban r.a. Akhirnya, ada seorang sahabat yang mengangkat tangan dan mengatakan bahwa dia mengetahui persis di mana rumah Sya’ban r.a.

Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam yang merasa khawatir terjadi sesuatu dengan Sya’ban r.a, meminta diantarkan ke rumah Sya’ban pagi itu. Ternyata perjalanan dengan jalan kaki cukup jauh dan lama juga ditempuh oleh Rasulululloh beserta rombongan, sebelum akhirnya sampai ke rumah yang dimaksud. 

Perjalanan rombongan Rasulullah tiba ke rumah yang dituju, saat waktu afdhol untuk sholat dhuha (lamanya kira-kira 3 jam perjalanan). Sampai di depan rumah tersebut beliau lalu mengucapkan salam. Maka keluarlah seorang wanita sambil membalas salam tersebut.

“Benarkah ini rumah Sya’ban?” Rasulullah bertanya.

“Ya benar, saya istrinya” jawab wanita tersebut. 

“Bolehkah kami menemui Sya’ban r.a, yang tadi tidak hadir saat sholat subuh di masjid?” 

Dengan isak tangis dan berlinangan air mata, istri Sya’ban r.a pun menjawab: 

“Beliau telah meninggal dunia tadi pagi ya Rosul” 

"Innalilahi wa inna ilaihi rojiuun".

Subhanallah!, ternyata satu-satunya penyebab dia tidak sholat subuh berjamaah adalah karena ajal sudah menjemputnya. 

Beberapa saat kemudian istri Sya’ban bertanya kepada Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam, “Ya Rasul...!, ada sesuatu yang mengganjal hati kami dan jadi tanda tanya bagi kami sekeluarga, yaitu menjelang kematiannya dia berteriak sampai tiga kali dengan masing-masing teriakan disertai satu kalimat. 
"Kami semua tidak paham apa maksudnya, ya...Rosul?”.
“Apa saja kalimat yang diucapkannya?” tanya Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam.

Di masing-masing teriakannya dia mengucapkan kalimat; 
“Aduh, kenapa tidak lebih jauh.” 

“Aduh, kenapa tidak yang baru..“ 

“Aduh, kenapa tidak semua.” 

Rasululloh Shallallahu’alaihi wasallam kemudian melantunkan ayat yang terdapat dalam Al Qur'an surat Qaaf [50] ayat: 22, yang artinya: 

“Sesungguhnya kamu berada dalam keadaan lalai dari (hal) ini, maka Kami singkapkan dari padamu hijab (yang menutupi) matamu, maka penglihatanmu pada hari itu amat tajam“ (Qs.Qaaf [50]:22)

Ternyata, saat Sya’ban r.a dalam keadaan sakaratul maut, perjalanan hidupnya selama di dunia ditayangkan ulang oleh Allah Subhanahu wa Taála. Bukan cuma itu, semua ganjaran dari perbuatannya itu diperlihatkan oleh Allah Subhanahu wa Taála. Apa yang dilihat dan disaksikan oleh Sya’ban r.a (dan orang yang sedang menghadapi sakaratul maut), tidak bisa disaksikan oleh orang lain yang masih hidup. 

Dalam pandangannya yang tajam itu, Sya’ban r.a melihat suatu adegan dimana dalam kesehariannya dia pergi-pulang ke masjid untuk sholat berjamaah lima waktu. Perjalanan yang ditempuhnya sekitar 3 jam jalan kaki sudah tentu bukanlah jarak yang dekat. 

Dalam tayangan itu pula Sya’ban diperlihatkan pahala yang diperolehnya dari setiap langkah-langkahnya ke masjid. Dia melihat seperti apa bentuk surga ganjarannya. Maka, saat melihat itu dia lalu berucap: 

“ Aduh, kenapa tidak lebih jauh…” 

Timbul penyesalan dalam diri Sya’ban r.a, mengapa rumahnya tidak lebih jauh lagi supaya pahala yang didapatkan lebih banyak dan surga yang didapatkan lebih indah. 

"........"

Dalam penggalan kalimat berikutnya, Sya’ban r.a, melihat saat ia akan berangkat sholat berjamaah di musim dingin. Saat ia hendak membuka pintu, tiba-tiba berhembuslah angin dingin yang menusuk tulang.

Tak lama kemudian dia masuk kembali ke rumahnya mengambil satu baju lagi, untuk dipakainya karena merasa kedinginan. Jadi sekarang dia mengenakan dua buah baju. 

Sya’ban r.a, sengaja memakai pakaian yang bagus (yang baru) di bagian dalam dan yang jelek di bagian luar. Pikirnya dalam hati, seandainya nanti terkena debu pun, sudah barang tentu yang terkena debu hanyalah baju yang bagian luarnya, nanti sesampainya di masjid bisa membuka baju luar dan sholat dengan mengenakan baju yang lebih bagus, begitu pikirnya.

Namun dalam perjalanan menuju masjid, dia mendapati seseorang yang sedang terbaring menggigil kedinginan dalam kondisi yang mengenaskan. Sya’ban pun merasa iba melihatnya, kemudian segera membuka baju yang bagian luarnya lalu dipakaikan kepada orang tersebut serta memapahnya bersama-sama menuju masjid untuk melaksanakan sholat berjamaah. 

Orang itu pun terselamatkan dari mati kedinginan dan bahkan sempat melakukan sholat berjamaah. Sya’ban r.a pun kemudian melihat indahnya surga sebagai balasan dari memakaikan baju jeleknya kepada orang tersebut. Kemudian dia berteriak lagi:

 “Aduh, kenapa tidak yang baru…!" Timbul lagi penyesalan di benaknya. 

Jika dengan baju jelek saja bisa mengantarkannya mendapat pahala yang begitu besar, sudah barang tentu ia akan mendapat yang lebih besar lagi,seandainya ia memakaikan baju yang baru.

".........."

Berikutnya, Sya’ban r.a melihat lagi suatu adegan saat dia hendak sarapan dengan roti yang dimakan dengan cara mencelupkan dulu ke segelas susu. Mungkin, bagi yang pernah pergi ke tanah suci sudah tentu mengetahui sebesar apa ukuran roti Arab (sekitar 3 kali ukuran rata-rata roti di Indonesia). 

Ketika ia baru saja hendak memulai sarapan, tiba-tiba muncullah seorang pengemis di depan pintu agar diberikan sedikit roti karena sudah lebih 3 hari perutnya tidak di isi makanan. Melihat kejadian tersebut, Sya’ban r.a merasa iba dan kasihan. Ia kemudian membagi dua roti itu sama besar, demikian pula segelas susu itu pun ia bagi dua. 

Kemudian mereka makan bersama-sama dengan roti itu yang sebelumnya dicelupkan kedalam susu, dengan porsi yang sama pula… Allah Subhanahu wa Taála kemudian  memperlihatkan pahala dan ganjaran dari perbuatan Sya’ban r.a dengan surga yang indah. 

Demi melihat itu dia pun berteriak lagi: 

“Aduh, kenapa tidak semuanya…!” 

Sya’ban r.a kembali menyesal. Seandainya dia memberikan semua roti itu kepada pengemis tersebut, tentulah dia akan mendapatkan surga yang lebih indah lagi.

Masyaallah!, Sya’ban bukan menyesali perbuatannya, tapi menyesali mengapa tidak berbuat yang optimal. 

***
Sesungguhnya, semua dari kita nanti pada saat sakratul maut menjelang, akan menyesal tentu saja dengan kadar yang berbeda-beda, bahkan ada yang meminta untuk ditunda matinya lantaran pada saat itu barulah terlihat dengan jelas konsekuensi dari semua perbuatannya di dunia. 

Mereka meminta untuk ditunda barang sesaat saja, karena ingin bersedekah. Namun kematian akan datang pada waktunya, tidak dapat dimajukan dan tidak dapat di mundurkan. 

Sering sekali kita mendengar ungkapan-ungkapan berikut : “Sholat Isya berjamaah pahalanya sama dengan sholat separuh malam,” “Sholat Subuh berjamaah pahalanya sama dengan sholat sepanjang malam,” “Dua rakaat sebelum Shubuh lebih baik dari pada dunia dan isinya”. 

Namun pada kenyataannya, lihatlah ke masjid-masjid yang besar dan megah, tetap saja lengang jamaahnya dan terasa longgar. Seolah kita tidak percaya dan tidak yakin kepada janji Allah Swt.

Mengapa bisa terjadi demikian? Karena apa yang dijanjikan Allah Subhanahu wa Taála itu tidak terlihat dan tidak nampak secara dzohir oleh mata kita pada situasi normal. Mata kita tertutupi oleh suatu hijab. 

Karena tidak terlihat, maka yang berperan disini adalah iman dan keyakinan, bahwa janji Allah Subhanahu wa Taála tidak akan pernah meleset. Allah akan membuka hijab itu pada saatnya nanti. 

Saat ketika nafas sudah sampai di tenggorokan…. Sya’ban r.a telah menginspirasi kita, bagaimana seharusnya menyikapi janji Allah Subhanahu wa Taála tersebut. Namun ternyata dia tetap menyesal sebagaimana halnya kita pun juga akan menyesal. Namun penyesalannya bukanlah sia-sia. Penyesalannya tersebut karena tidak melakukan kebaikan secara optimal dan maksimal. Baca juga: Kisah Nyata: Pesankan Untukku Satu Kamar Di Neraka Jahanam!

Mudah-mudahan kisah singkat ini bermanfaat bagi kita semua, dalam  mengisi dan mengarungi sisa waktu yang diberikan Allah Subhanahu wa Taála kepada kita. Mari kita berdo’a, semoga Allah Subhanahu wa Taála memberikan kepada kita kekuatan untuk melakukan yang terbaik, bahkan lebih baik dari pada apa yang telah dilakukan oleh Sya’ban radiallahu anhu. Aamiin. Wallahualam bissawab.

***

2 Penyakit Perusak Pahala Sedekah

Sedekah adalah salah satu amalan baik dan kita akan mendapatkan kebaikan. Tetapi terdapat dua penyakit perusak pahala sedekah.
Sedekah adalah salah satu amalan baik dan kita akan mendapatkan kebaikan. Tetapi terdapat dua penyakit perusak pahala sedekah. Kita harus mengetahui dua penyakit ini agar dapat menghindarinya. 

Pastinya kita tidak ingin jika kebaikan yang kita lakukan akan rusak pahalanya karena dua penyakit ini. Sedekah adalah salah satu kebaikan yang berkaitan dengan sosial. Dengan melakukan sedekah, berarti kita telah membantu seseorang, baik dalam hal materi ataupun jasa. 

Sedekah yang paling kecil adalah senyum. Tapi, kita juga bisa bersedekah dengan harta, jasa ataupun lainnya. Asalkan kita melakukannya dengan ikhlas, maka Allah akan memberikan pahala yang sesuai dengan amalan baik kita. 

Sedekah adalah salah satu kebaikan yang berkaitan dengan sosial. Dengan melakukan sedekah, berarti kita telah membantu seseorang, baik dalam hal materi ataupun jasa. Sedekah yang paling kecil adalah senyum. 

Tapi, kita juga bisa bersedekah dengan harta kita, jasa kita, ataupun lainnya. Asalkan kita melakukannya dengan ikhlas, maka Allah akan memberikan pahala yang sesuai dengan amalan baik kita. 

Banyak orang yang sering membahas mengenai pahala sedekah dan bagaimana Allah akan melipat gandakan pahala jika kita melakukan sedekah sesuai dengan yang dicontohkan oleh Rasulullah. 

Namun, jarang orang yang mengetahui tentang hal hal yang merusak pahala. Apabila sedekah kita tidak dijaga maka pahalanya akan berkurang, bahkan hilang. Dalam sebuah surah di Al-Qur’an menjelaskan bahwa terdapat dua perbuatan yang membatalkan pahala sedekah, yaitu: 

1. Al-Adza atau menyakiti perasaan penerima sedekah 

Sekarang ini, dimana pun kita dapat menemui orang yang meminta-minta. Tidak hanya dijalanan, tetapi terkadang mereka datang kerumah dengan mengetuk pintu. Bagi beberapa orang, mereka tidak suka jika ada orang lain yang mengetuk pintu karena meminta bantuan, ataupun menghalangi jalan karena ingin meminta-minta. 

Membantu adalah perilaku sosial yang akan mendapakan label baik jika melakukannya dan label buruk jika menolaknya. Hal inilah yang membuat mereka terkadang bingung, karena dilain sisi mereka tidak mau menolong tapi disisi lain mereka harus menolong karena sesuai dengan norma sosial. 

Oleh karena itu, banyak di antara mereka yang menolong tapi dengan hati tidak ikhlas. Hal ini ditunjukkan dengan mukanya yang cemberut, omelan dan kemarahan yang menyertai perilaku menolong itu. Oleh karena itu, mungkin secara tidak sadar hal itu akan menyakiti perasaan penerima sedekah. 

2. Al-Mannu atau mengungkit-ungkit pemberian 

Penyakit yang pertama adalah Al-Mannu ini muncul karena perasaannya yang mengatakan bahwa ia telah berbuat baik. Hal ini membuatnya ingin dihormati dan dipuja atas kebaikannya itu. Bahkan ia telah berpikir bahwa ia telah membantu seseorang dulu, baik ini dan itu. 

Mungkin seseorang tidak akan sadar bahwa ia telah melakukan hal yang merusak pahala. Mereka selalu mengunkit-ungkit pemberian yang telah diberikan kepada orang lain. Apabila hal ini terus dilakukannya maka pahala sedekah akan hilang dan tidak bersisa sedikit pun. 

Oleh karena itu, amalan yang kita berikan akan menjadi sia-sia. Apabila kita telah melakukan suatu kebaikan maka lupakanlah kebaikan yang pernah kita lakukan pada orang lain. Hal ini akan membantu kita untuk mengungkit-ungkit kebaikan kita. 

Sebagai solusi untuk menghindari perasaan atau pikiran tersebut, kita harus menyadari bahwa segala harta yang kita miliki merupakan titipan dari Allah. Hal ini berarti apa yang kita miliki bukanlah milik kita yang sesungguhnya. 

Selain itu, janganlah berfokus pada besarnya pahala saja. Tapi perhatikan juga bagaimana cara untuk menjaga pahala tersebut. Sebuah kebaikan akan menjadi sia-sia jika tidak dijaga. 

Oleh karena itu, kita harus belajar untuk berbuat ikhlas. Mungkin kata ini sangat mudah untuk diucapkan. Tapi, begitu sulit untuk dilakukan.

Sumber: kumpulanmisteri.com